Kubah Masjid Aceh

KUBAH MASJID RAYA BAITURRAHMAN

kubah masjid  yang sangat bersejarah dan telah ada pada masa kejayaan yaitu masjid raya baiturrahman yang terletak di aceh. Masjid yang banyak mengalami sejarah yang mulai dari tragedy pembakaran masjid yang di lakukan oleh kolonial belanda yang terjadi pada tahun 1873 dan hingga mengalami hantaman tsunami yang sangat besar pada akhir 2014.

Masjid  yang di bangun pada masa kesultanan aceh  yang memiliki atap masjid yang di buat sesuai dengan ciri cirri yang sudah ada pada saat itu yakni atap limas yang bersusun empat. Pada masjid raya baiturrahman terdapat dua versi sejarah mengenai pembangunan masjid tersebut,  masjid yang didirikan pada 1292 masehi yang di bangun oleh sultan alauddin johan mahmudsyah. Dan pada versi lain dikatakan bahwa masjid raya baiturrahman didirikan pada 1612 oleh sultan iskandar muda.

Bangunan masjid yang di bangun kembali oleh pihak belanda yang di perintah oleh jendral van der heijden . pembangunan yang terjadi seolah o;ah merupakan upaya untuk meredakan resistensi rakyat aceh kepada belanda. Pada proses pembangunan kembali  masjid raya baiturrahman yang terjadi pada tahun 1879 sampai pada tahun 1881 masehi. Dengan di lengkapi arsitektur bangunan yang tentunya juga  baru dan di buat oleh de bruchi .

Masjid raya baiturrahman yang terletak di pusat kota. Tepatnya di pusat kota banda aceh. Yang pada saat itu juga mengalami perluasan . pertama kalinya terjadi pada tahun 1936 dengan upaya yang di lakukan oleh gubernur jendral a. ph.van aken. Dengan di lengkapi dengan dua kubah pada sisi kanan dan sisi kiri masjid . dan yang selanjutnya kembali di perluas pada tahun 1958 sampai pada tahun 1965. Dan pada perluasan kedua juga di tambahkan dengan dua kubah dan dua buah menara . sehungga kelima kubah tersebut merupakan lambing lima elemen elemen dalam pancasila.

Pada saat terjadinya tsunami besar yang menghantam masjid raya baiturrahman dengan tinggi 21 meter menghantam kota banda aceh yang terjadi pada tanggal 26 desember 2004. Dan tidak ada yang selamat kecuali bangunan masjid raya baiturrahman meskipun pada saat itu telah terjadi kerusakan pada beberapa bagian masjid.

Untuk upaya kegiatan renofasi masjid raya baiturrahman dengan mengeluarkan dana yang cukup banyak yakni dengan dana sebesar 20 miliar. Dana tersebut di kumpulkan dan sebagian berasal dari bantuan dunia internasional antara lain Saudi charity campaign. Dan proses renofasi masjid raya baiturrahman telah selesai pada tanggal 15 januari pada tahun 2008. Dan untuk saat ini masjid raya baiturrahman telah menjadi pusat  pengembangan sebuah aktifitas keislaman untuk seluruh masyarakat banda aceh.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *